Detail Cantuman Kembali
analisa kekuatan tarik lem marine pada reparasi lambung kapal fiberglass
Penggunaan perahu berbahan FRP untuk keperluan nelayan sudah banyak digunakan, namun zona lambung dibawah garis air sering mengalami keretakan atau kebocoran. Dalam reparasi kapal FRP tentunya memakai resin polyester sebagai matrik atau pengikat adapun lem marine atau resorcinol formaldehyde sebagai pengisi celah retakan sambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tarik lem marine sebagai pengisi celah retakan sambungan, dan membandingkan kuat tarik lem dan resin sebagai perekat sambungan dengan variasi lapisan serat fiberglass pada sambungan . Proses pembuatan specimen uji tarik menggunakan metode hand lay-up dengan standart ASTM D638-02. Dari hasil pengujian lem yang telah dilakukan mendapat hasil rata-rata kuat tarik 8,19 Mpa pada satu lapisan serat fiberglass, pada dua lapisan serat fiberglass didapat rata-rata kuat tarik 12,88 Mpa, dan pada tiga lapisan serat fiberglass didapat rata-rata kuat tarik 15,22 Mpa. Dibandingkan dengan lem, resin lebih kuat 7 kali lipat.
621.21.17 Aru a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xii, 76 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







